SURABAYA :
Ruko Plaza Graha Family
Blok A No. 18-19
Jl. Bukit Darmo Boulevard
Telp. (031)7385176
Fax. (031)7349697
E-mail. adirasa@adirasa.com, admin.ysa@gmail.com
JAKARTA :
Wisma BSG Lt.12 Jl. Abdul Muis No. 40
Jakarta Pusat 10160
Telp. (021)3859000 ext. 1233/1229
Fax. (021)3859055
"Lampu Kuning" untuk Beras Lokal
04 Feb 2010
Tahun ini beras belum masuk skema Perjanjian Perdagangan Bebas ASEAN-China atau CAFTA karena dinilai sebagai komoditas yang sangat sensitif. Dengan demikian, penurunan bea masuk beras menjadi 0 persen baru pada tahun 2015. Lalu, apa yang harus disiapkan menghadapi masa itu.Pemerintah memang telah berbuat banyak, namun hanya fokus pada pengembangan benih padi konvensional atau inbrida. China sebagai pesaing telah jauh melangkah, bahkan menjadi pelopor pengembangan padi hibrida dengan produktivitas tinggi.Pengembangan padi hibrida justru dilakukan oleh swasta salah satunya adalah PT Triusaha Sari Tani (TST) yang konsisten mengembangkan usaha pembenihan dengan memperluas lahan dan bermitra dengan para petani.
Strategi Menghadapi Perubahan Iklim Global
21 Aug 2009
Langkah antisipasi pemerintah dalam menghadapi kekeringan akibat fenomena iklim El Nino
Fase Adirasa 1
18 Aug 2009
Berikut tahapan pertumbuhan beras Adirasa 1
Penanaman satu bibit untuk satu lubang
17 Jun 2009
Penerapan PTT dan SRI
Pemerintah mendukung penggunaan Benih Hibrida
17 Jun 2009
Petani Belum Terbiasa Memakai Benih Hibrida
Kemitraan Budidaya Padi Hibrida Adirasa-1
22 May 2009
PROGRAM KEMITRAAN PADI HIBRIDA ADIRASA-1
Komposisi Adirasa
13 May 2009
Komposisi Kandungan Beras Adirasa
RI Satu Mengenal Adirasa 1
12 May 2009
Bapak Hadi Surya mendampingi Presiden SBY
HKTI Dongkrak Produksi Padi
24 Jan 2009
HKTI Dongkrak Produksi Padi melalui Padi Adirasa
Ucapan selamat dan sukses!
Selamat untuk Pt. TST (Pak Firdaus)dengan di release-nya website ADIRASA, semoga dapat semakin mempermudah para customer dalam melakukan pemesanan dan dapat menjadikan sarana komunikasi antar...
04.02.2010 -
"Lampu Kuning" untuk Beras Lokal
Tahun ini beras belum masuk skema Perjanjian Perdagangan Bebas ASEAN-China atau CAFTA karena dinilai sebagai komoditas yang sangat sensitif. Dengan demikian, penurunan bea masuk beras menjadi 0 persen baru pada tahun 2015. Lalu, apa yang harus disiapkan menghadapi masa itu.Pemerintah memang telah berbuat banyak, namun hanya fokus pada pengembangan benih padi konvensional atau inbrida. China sebagai pesaing telah jauh melangkah, bahkan menjadi pelopor pengembangan padi hibrida dengan produktivitas tinggi.Pengembangan padi hibrida justru dilakukan oleh swasta salah satunya adalah PT Triusaha Sari Tani (TST) yang konsisten mengembangkan usaha pembenihan dengan memperluas lahan dan bermitra dengan para petani.
21.08.2009 -
Strategi Menghadapi Perubahan Iklim Global
Langkah antisipasi pemerintah dalam menghadapi kekeringan akibat fenomena iklim El Nino